Analisis Life Cycle Assessment (LCA) dalam Upaya Pengurangan Gas Metana di TPA Rawa Kucing Kota Tangerang Menggunakan Sistem Flaring dan Waste to Energy


Date Published : 1 January 2026

Contributors

Irena Annafi Annur S.T

Author

Awaluddin Nurmiyanto

Author

Hijrah Purnama Putra

Author

Ikrom Mustofa, S.Si., M.Sc.

Author

Keywords

Life Cycle Assessment Controlled landfill Flaring Gasifikais Emisi Gas Metana

Proceeding

Track

Paper Prosiding Seminar

License

Copyright (c) 2026 Seminar Nasional Teknik Lingkungan (SNTL)

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Abstract

Timbulan sampah Kota Tangerang yang masuk ke dalam Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Rawa Kucing pada tahun 2023 tercatat sebesar 386.535 ton per tahun. TPA Rawa Kucing sendiri hingga saat ini masih menerapkan sistem controlled landfill dengan pengelolaan emisi gas metana yang minim. Dengan demikian, penelitian ini dilakukan untuk menyediakan evaluasi berbasis sains untuk membandingkan efektivitas skenario yang dimiliki, mendorong pengelolaan sampah berkelanjutan di Kota Tangerang, dan memberikan konstribusi nyata pada target penurunan emisi nasional. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemodelan emisi gas metana yang dihasilkan di TPA serta melakukan analisa daur hidup dari beberapa opsi skenario dengan menggunakan pendekatan OpenLCA. Skenario yang digunakan adalah skenario 0 (eksisting, controlled landfill), skenario 1 (gasification), dan skenario 2 (flaring). Penelitian ini menggunakan data sekunder dan pemodelan emisi gas keadaan eksisting dengan perangkat LandGEM yang kemudian divalidasi dengan menggunakan metode IPCC. Analisis life cycle assessment (LCA) dilakukan dengan menghitung neraca sampah dan dilanjutkan dengan OpenLCA 2.3.1 dengan basis data ecoinvent LCIA 2.2 dan metode analisis CML-IA baseline. Hasil pemodelan menunjukkan total emisi gas metana tahun 1992-2030 sebesar 506,51 Gg/tahun dengan LandGEM dan 552 Gg/tahun dengan IPCC, selisih antara kedua metode adalah sebesar 1,16 Gg/tahun. Analisis LCA menunjukkan bahwa skenario dengan dampak terhadap lingkungan terkecil per 1 ton sampahnya adalah skenario 2 (flaring).

References

Anasstasia, T. T., Lestianingrum, E., Cahyono, R. B., & Aziz, M. M. (2020). Life cycle assessment of refuse derived fuel (RDF) for municipal solid waste (MSW) management: Case study area around cement industry, Cirebon, Indonesia. Material Sains dan Teknik, 778(1).
Intergovernmental Panel on Climate Change. (2006). Guidelines for national greenhouse gas inventories: Volume 5. Waste. Diakses pada 20 November 2024, dari https://www.ipcc-nggip.iges.or.jp/public/2006gl/vol5.html
Nugroho, L., Saptono, R., & Hariyadi, A. (2021). Sistem monitoring kadar gas metana (CH₄), gas amonia (NH₃) dan gas karbon dioksida (CO₂) pada tempat pembuangan sampah untuk pencegahan penyakit ISPA berbasis wireless sensor network. Journal of Telecommunication Network (Jurnal Jaringan Telekomunikasi), 11(4), 220–227.
Nurjaya, L. A. N. W., & Rachmanto, T. A. (2023). Potensi produksi gas metana (CH₄) dari kegiatan landfilling di TPA Bengkulu Buleleng dengan kombinasi pemodelan LandGEM, IPCC, dan LCA. Emvirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan, 15(2), 114–123.
Oudraogo, A. S., Frazier, R. S., & Kumar, A. (2021). Comparative life cycle assessment of gasification and landfilling for disposal of municipal solid wastes. Energies, 14, 7032. https://doi.org/10.3390/en14157032
Statista. (2023). Waste-related methane emissions from Indonesia from 2010 to 2030. Diakses pada 17 April 2025, dari https://www.statista.com/statistics/1418115/waste-related-methane-emissions-from-indonesia/
US EPA. (2020). Landfill gas energy project development handbook.

Downloads

How to Cite

Annur, I. A., Nurmiyanto, A., Putra, H. P., & Mustofa, I. (2026). Analisis Life Cycle Assessment (LCA) dalam Upaya Pengurangan Gas Metana di TPA Rawa Kucing Kota Tangerang Menggunakan Sistem Flaring dan Waste to Energy. Seminar Nasional Teknik Lingkungan (SNTL), 1-10. https://conference.uii.ac.id/sntl/paper/view/198