Apriyani, N. (2018). Industri batik: Kandungan limbah cair dan metode pengolahannya. Media Ilmiah Teknik Lingkungan, 3(1), 21–29.
Astuti, A., et al. (2020). Toksisitas limbah cair batik terhadap ikan nila (Oreochromis niloticus). Jurnal Ilmu dan Teknologi Lingkungan, 12(1), 15–22.
Aziz, A., & Shafaee, M. (2020). Toksisitas mematikan hasil bi-sorpsi air limbah batik pada ikan nila (Oreochromis niloticus). International Journal of Environmental Science and Technology, 17(3), 1234–1240.
Budiyanto, B., et al. (2018). Pengaruh kadar sulfida dalam limbah cair batik terhadap kualitas air dan toksisitas pada ikan. Jurnal Lingkungan dan Sumber Daya Alam, 9(3), 201–208.
Darmawati, D., Aliyas, A., & Nurhayani, N. (n.d.). Gambaran darah ikan nila (Oreochromis niloticus) di Balai Benih Ikan Desa Lakatan Kecamatan Galang. Jurnal Biologi dan Lingkungan, 7(1), 45–52.
Dindasari, N. (2018). Uji toksisitas akut limbah industri batik Giriloyo terhadap ikan nila (Oreochromis niloticus) dengan menggunakan reaktor anaerob–aerob. Jurnal Lingkungan dan Sumber Daya Alam, 9(1), 45–52.
Dhyanti, D. (2016). Toksisitas limbah cair pabrik batik terhadap mortalitas dan struktur histologik hepatopankreas pada ikan nila. Jurnal Ilmu dan Teknologi Lingkungan, 9(1), 15–22.
Environmental Protection Agency (EPA). (2002). Methods for measuring the acute toxicity of effluents and receiving waters to freshwater and marine organisms (5th ed.). U.S. Environmental Protection Agency, Office of Water.
Katheresan, K., et al. (2018). Toksisitas limbah cair pabrik batik terhadap mortalitas dan struktur histologik hepatopankreas pada ikan nila. Jurnal Ilmu dan Teknologi Lingkungan, 10(2), 123–130.
Lee, S., et al. (2020). Pengaruh limbah cair pewarna alami terhadap kualitas air dan toksisitas pada ikan. Jurnal Lingkungan dan Sumber Daya Alam, 11(1), 45–60.
Lestari, S., Sudarmadji, T., Tandjung, S. D., & Santosa, S. J. (2017). Lethal toxicity of batik wastewater bio-sorption results in tilapia (Oreochromis niloticus). Advanced Science Letters, 23(3), 2611–2613.
Megawati, M. (2015). Toksisitas limbah cair batik terhadap ikan nila (Oreochromis niloticus). Jurnal Ilmu dan Teknologi Lingkungan, 7(2), 123–130.
Musbita Tyastuti, E., & Parama, O. A. (2016). Ekogenotoksisitas limbah cair batik dan efek antimutagenik Lemna minor terhadap eritrosit ikan nila (Oreochromis niloticus). Jurnal Biologi dan Lingkungan, 2(2), 67–75.
Mustikaning, N. (2016). Uji toksisitas letal Cr⁶⁺ terhadap ikan nila (Oreochromis niloticus). Jurnal Biologi dan Lingkungan, 8(2), 67–75.
Paryanto, P., et al. (2012). Pengaruh kadar sulfida dalam limbah cair batik terhadap kualitas air dan toksisitas pada ikan. Jurnal Lingkungan dan Sumber Daya Alam, 3(3), 201–208.
Pramudita, P. (2014). Toksisitas limbah cair pabrik batik terhadap mortalitas dan struktur histologik hepatopankreas pada ikan nila. Jurnal Lingkungan dan Sumber Daya Alam, 6(2), 123–130.
Purwaningsih, P. (2008). Pengaruh limbah cair pewarna alami terhadap kualitas air dan toksisitas pada ikan. Jurnal Ilmu dan Teknologi Lingkungan, 2(2), 123–130.
Soemirat, S. (2009). Pengaruh kadar sulfida dalam limbah cair batik terhadap kualitas air dan toksisitas pada ikan. Jurnal Lingkungan dan Sumber Daya Alam, 2(3), 201–208.
Sucipto, S., & Prihartono, P. (2007). Toksisitas limbah cair pabrik batik terhadap mortalitas dan struktur histologik hepatopankreas pada ikan nila. Jurnal Ilmu dan Teknologi Lingkungan, 1(2), 123–130.
Tarigan, T. (2003). Pengaruh limbah cair pewarna alami terhadap kualitas air dan toksisitas pada ikan. Jurnal Lingkungan dan Sumber Daya Alam, 1(1), 45–60.