Identifikasi Salinitas Air Tanah dan Strategi Mitigasi Intrusi Air Laut di Wilayah Pesisir Pantai Puger, Kabupaten Jember


Date Published : 30 December 2025

Contributors

Musarofa

Author

Winda Islamiyah Umarie

Author

Yuvita Dian Siswanti

Author

Noval Aditya Saputra

Author

Pradityana Putra Akbar Pratama

Author

Keywords

air tanah intrusi air laut mitigasi Pantai Puger salinitas

Proceeding

Track

Paper Prosiding Seminar

License

Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Teknik Lingkungan (SNTL)

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Abstract

Pesisir Pantai Puger, Kabupaten Jember, mengalami peningkatan salinitas air tanah akibat intrusi air laut dan banjir rob. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sebaran salinitas air tanah serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan analisis data berbasis laboratorium yang mencakup pengambilan sampel air tanah di berbagai titik, pengukuran kadar salinitas, Total Dissolved Solids (TDS), serta analisis faktor hidrologis yang berkontribusi terhadap peningkatan salinitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar salinitas air tanah di Pantai Puger berkisar antara 200 hingga 541 ppm, dengan nilai tertinggi ditemukan pada wilayah yang lebih dekat dengan garis pantai. Analisis menunjukkan bahwa peningkatan salinitas dipengaruhi oleh intrusi air laut dan banjir rob, yang diperburuk oleh eksploitasi air tanah yang berlebihan serta penurunan tekanan hidrostatik air tawar. Kondisi ini berdampak pada ketersediaan air bersih, meningkatkan risiko kesehatan masyarakat, serta berpotensi merusak infrastruktur air dan sistem irigasi pertanian. Sebagai langkah mitigasi, diperlukan upaya konservasi air tanah, pembangunan infrastruktur adaptif, pemantauan berkala, serta edukasi masyarakat guna menjaga keberlanjutan sumber daya air di kawasan pesisir. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengelolaan air tanah yang berkelanjutan serta membantu perumusan kebijakan mitigasi dampak intrusi air laut di daerah pesisir. 

 

 

References

Maghfiroh, I., & Mutadin, R. (2021). Dampak banjir rob terhadap kualitas air tanah di wilayah pesisir. Jurnal Lingkungan dan Sumber Daya Air, 12(2), 45–58.
Musarofa, M., Siswanti, Y. D., & Al-Rosyid, L. M. (2024). Analisis pengaruh banjir rob terhadap kualitas air tanah di kawasan pesisir selatan Puger Kabupaten Jember. Journal of Environmental Engineering, 1(1), 52–59.
Nahyo, M., Setiawan, R., & Hidayat, T. (2015). Pengaruh salinitas air tanah terhadap kualitas air bersih dan dampaknya terhadap infrastruktur. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 8(3), 98–112.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Pryambodo, A., Santoso, D., & Kartika, P. (2017). Studi intrusi air laut pada air tanah dangkal di wilayah pesisir. Jurnal Hidrologi Indonesia, 9(1), 23–34.
Suma, N. N. (2019). Ketergantungan masyarakat pesisir terhadap air tanah dan ancaman intrusi air laut. Jurnal Geografi dan Lingkungan, 11(4), 128–139.
Syafitri, A. W., & Rochani, A. (2021). Analisis penyebab banjir rob di kawasan pesisir dan implikasinya terhadap kualitas air tanah. Jurnal Kajian Ruang, 1(1), 67–80.

Downloads

How to Cite

Musarofa, M., Umarie, W. I., Siswanti, Y. D., Saputra, N. A., & Pratama, P. P. A. (2025). Identifikasi Salinitas Air Tanah dan Strategi Mitigasi Intrusi Air Laut di Wilayah Pesisir Pantai Puger, Kabupaten Jember. Seminar Nasional Teknik Lingkungan (SNTL), 1-7. https://conference.uii.ac.id/sntl/paper/view/45