Penilaian Geoteknik terhadap Struktur Tanah Wilayah Pantai Puger Jember dalam Rangka Mitigasi Likuifaksi


Date Published : 31 December 2025

Contributors

Arief Alihudien

Author

Nanang Saiful Rizal

Co-author

Latifa Mirzatika Al-Rosyid

Co-author

Relova Rayya Agastya Hyrae

Co-author

Zinda Aufa Taskia

Co-author

Keywords

likuifaksi Pantai Puger penilaian geoteknik

Proceeding

Track

Paper Prosiding Seminar

License

Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Teknik Lingkungan (SNTL)

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Abstract

Penilaian geoteknik adalah komponen penting dalam proyek konstruksi modern, yang tidak hanya memastikan stabilitas struktur tetapi juga meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan. Dengan memahami karakteristik tanah dan batuan, insinyur geoteknik dapat merancang solusi yang berkelanjutan dan berkontribusi pada pembangunan yang lebih ramah lingkungan. Puger Jember adalah suatu wilayah strategis terhadap pengembangan infrastruktur, karena merupakan wilayah yang dilewati jalan lintas selatan pulau Jawa. Mengingat pentingnya lokasi tersebut dalam artikel ini akan dikaji struktur tanah wilayah pantai Puger terhadap potensi likuifaksi. Likuifaksi adalah tanah pasir jenuh kehilangan kekuatan akibat getaran.  Adapun metode penelitian yang digunakan adalah dengan melakukan observasi lapangan  terhadap 1 titik uji bore.  Hasil analisa tanah dapat digambarkan bahwa tanah memiliki karakteristik dan potensi likuifaksi. Mitigasi terhadap potensi likuifaksi yang ada akan sangat tergantung infrastruktur yang dibangun. Mitigasi terhadap pembangunan infrastruktur jalan dapat menggunakan stone column dan cement grouting

References

Adri, W., Sabri, L., & Wahyuddin, Y. (2020). Pembuatan peta jalur evakuasi bencana gunung api dan persebaran lokasi shelter menggunakan metode network analyst (Studi Kasus: Gunung Merapi, Boyolali-Magelang). Jurnal Geodesi UNDIP, 10(1), 189–196. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/geodesi/article/view/29693
Alihudien, A., Suhartinah, S., & Warnana, D. (2019). Analysis of liquefaction potential based on standard penetration test (SPT) in Puger, Jember, Indonesia. 102–108. https://doi.org/10.4108/eai.24-10-2018.2280508
Andrus, R. D., & Chung, R. M. (1995). Ground improvement techniques for liquefaction remediation near existing lifelines. National Institute of Standards and Technology Report NISTIR 5714, 1–82. https://nehrpsearch.nist.gov/static/files/NIST/PB96128111.pdf
Hakam, A. (2016). Laboratory liquefaction test of sand based on grain size and relative density. Journal of Engineering and Technological Sciences, 48(3), 334–344. https://doi.org/10.5614/J.ENG.TECHNOL.SCI.2016.48.3.7
Noor, M. R. S., Warnana, D. D., Widodo, A., & Alihudien, A. (2017). Profiling kecepatan gelombang geser (Vs) berdasarkan pengukuran mikrotremor studi kasus Kecamatan Puger, Jember. Jurnal Teknik ITS, 6(2), 2–5. https://doi.org/10.12962/j23373539.v6i2.23578
Sayehvand, S., & Kalantari, B. (2012). Use of grouting method to improve soil stability against liquefaction: A review. Electronic Journal of Geotechnical Engineering, 17(K), 1559–1566.
Seed, H. B., & Idriss, I. M. (1971). Simplified procedure for evaluating soil liquefaction potential. Journal of the Soil Mechanics and Foundations Division, 97(9), 1249–1273. https://doi.org/10.1061/JSFEAQ.0001662
Yasuda, S., Ishihara, K., Harada, K., & Shinkawa, N. (1996). Effect of soil improvement on ground subsidence due to liquefaction. Soils and Foundations, Special, 99–107. https://doi.org/10.3208/sandf.36.special_99
Youd, T. L., & Gilstrap, S. D. (1999). Liquefaction and deformation of silty and fine-grained soils. Proceedings of the 2nd International Conference on Earthquake Geotechnical Engineering, V.3, 1013–1020.

Downloads

How to Cite

Alihudien, A., Rizal, N. S., Al-Rosyid, L. M., Hyrae, R. R. A., & Taskia, Z. A. (2025). Penilaian Geoteknik terhadap Struktur Tanah Wilayah Pantai Puger Jember dalam Rangka Mitigasi Likuifaksi. Seminar Nasional Teknik Lingkungan (SNTL), 1, 037-045. https://conference.uii.ac.id/sntl/paper/view/46